Tahun Baru pertama kali dirayakan pada tanggal
1 Januari
45 SM.[1]
Tidak lama setelah Julius Caesar dinobatkan sebagai kaisar Roma, ia memutuskan
untuk mengganti penanggalan tradisional Romawi yang telah
diciptakan sejak abad ketujuh SM.
Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh pada tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.
Dalam mendesain kalender baru ini, Julius Caesar dibantu oleh Sosigenes, seorang ahli astronomi dari Iskandariyah, yang menyarankan agar penanggalan baru itu dibuat dengan mengikuti revolusi matahari, sebagaimana yang dilakukan orang-orang Mesir. Satu tahun dalam penanggalan baru itu dihitung sebanyak 365 seperempat hari dan Caesar menambahkan 67 hari pada tahun 45 SM sehingga tahun 46 SM dimulai pada 1 Januari. Caesar juga memerintahkan agar setiap empat tahun, satu hari ditambahkan kepada bulan Februari, yang secara teoritis bisa menghindari penyimpangan dalam kalender baru ini. Tidak lama sebelum Caesar terbunuh pada tahun 44 SM, dia mengubah nama bulan Quintilis dengan namanya, yaitu Julius atau Juli. Kemudian, nama bulan Sextilis diganti dengan nama pengganti Julius Caesar, Kaisar Augustus, menjadi bulan Agustus.
nama-nama bulan pada kalender
tradisional Romawi :
1.
Martius,
2.
Aprilis,
3.
Maius,
4.
Junius,
5.
Quintilis,
6.
Sextilis,
7.
September,
8.
October,
9.
November, dan
10. December.
nama-nama bulan pada kalender Julian :
- Januarius (January)
- Februarius (February)
- Martius (March)
- Aprilis (April)
- Maius (May)
- Junius (June)
- Quintilis, diganti menjadi: Julius (July)
- Sextilis, diganti menjadi: Augustus (August)
- September (September)
- October (October)
- November (November)
- December (December)
Sumber : * http://id.wikipedia.org/wiki/Tahun_baru
* http://yasirmaster.blogspot.com/2012/12/sejarah-tahun-baru.html
* http://yasirmaster.blogspot.com/2012/12/sejarah-tahun-baru.html
Baca
juga : sejarah-tahun-baru-hijriyah